Artificial Intelligence vs Manusia: Peran Manusia Digantikan Robot?

Bagaimana jika nantinya robot dengan Artificial Intelligence (AI) menguasai dunia? Sebenarnya teknologi algoritma AI didesain hanya untuk membantu dan meringankan pekerjaan manusia.

Artificial Intelligence vs Manusia: Peran Manusia Digantikan Robot?
Robot Humanoid, foto: dok. freepik

Bitjournal.id—Di tahun 80-an tokoh Doraemon begitu dekat menemani anak-anak di layar televisi Indonesia. Karakter fiksi dalam serial manga dan anime Jepang ini adalah robot kucing laki-laki yang melakukan perjalanan waktu untuk membantu Nobita.

Doraemon berasal dari abad ke-22, dalam kisah tersebut diceritakan bahwa abad ke-22 memiliki teknologi yang sangat maju dibandingkan dengan abad ke-21. Lantas, apakah robot Doraemon mungkin ada pada kehidupan nyata?

Istilah robot berasal dari bahasa Cekoslowakia. Kata robot berasal dari kosakata “Robota” yang berarti “pekerja”. Istilah ini muncul pertama kali pada tahun 1920 oleh Karel Capec, seorang pengarang sandiwara. Dalam karyanya yang berjudul “Rossum’s Universal Robot” (Dunia milik Rossum), Rossum merancang dan membangun suatu bala tentara yang terdiri atas robot industri. Karena para robot tersebut dibuat terlalu cerdik, akhirnya peran manusia dapat dikuasai oleh robot.

Doraemon, foto: dok. IG @doraemon.indonesia.id

Robot adalah sistem yang dapat berperilaku layaknya manusia, dan dibuat dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan. Secara umum, robot biasa digunakan untuk menggantikan pekerjaan manusia yang memiliki risiko tinggi. Contohnya yaitu pekerjaan seseorang di bagian wielding pada industri assembling kendaraan. Dengan adanya robot, maka kecelakaan kerja dapat dikurangi bahkan dihilangkan.

Suatu mesin dapat disebut sebagai robot jika memiliki 2 karakteristik, yaitu:

  1. Mampu mendapatkan informasi dari lingkungan sekitar
  2. Dapat melakukan aktivitas secara fisik, seperti bergerak atau memanipulasi objek.

Robot and Scientist Work Together, foto: dok, freepik

Sistem yang diadopsi robot dari manusia adalah sistem penglihatan, sistem pendengaran, dan sistem gerak. Jenis robot jika dikelompokkan berdasarkan bentuknya terdiri 6 jenis, yaitu:

  1. Fixed Robot, merupakan robot yang bersifat statis dan sulit dipindahkan
  2. Mobile Robot, merupakan robot yang memiliki alat gerak seperti roda atau kaki sehingga mudah berpindah tempat
  3. Bug Robot (Robot with Animal Shape), merupakan robot yang berbentuk menyerupai binatang
  4. Humanoid Robot, merupakan robot yang berbentuk menyerupai manusia. Dalam pembuatannya, robot ini memiliki tingkat kesulitan pada saat menentukan bagaimana robot dapat berdiri tegak dan berjalan dengan seimbang
  5. Combination Robot, merupakan robot gabungan dari keempat bentuk sebelumnya.

Saat ini, robot telah digunakan di berbagai bidang kehidupan. Beberapa di antara dimanfaatkan di bidang industri, kedokteran, serving, retail, manufaktur, perbankan, dan pendidikan.

Melansir laporan SAS, bahwa hadirnya robot sebagai bentuk kecerdasan buatan (AI) bukanlah untuk menggantikan peran manusia. Teknologi AI tidak akan sepenuhnya menggantikan peran manusia di berbagai bidang. Hal ini disebabkan, cara kerja algoritma AI berbeda dari manusia. Artinya AI hanya sebagai “pembantu” untuk meningkatkan kemampuan manusia dalam melakukan kegiatan.

Editor: Wahyu Eko S.