Bagaimana Industri Musik Indonesia dapat Bertahan di Era Digital?

Perkembangan teknologi juga memengaruhi pertumbuhan musik di Indonesia. Musik digital semakin digemari sejak pandemi tahun lalu. Tren konser virtual dipercaya dapat mengembalikan eksistensi industri musik tanah air.

Bagaimana Industri Musik Indonesia dapat Bertahan di Era Digital?
Industri musik Indonesia di era digital. Foto: dok. Pexels

Bitjournal.id--Musik merupakan susunan dari berbagai keharmonisan yang membentuk suatu irama. Dalam kehidupan sehari-hari, musik tentu tidak asing lagi. Berbagai kegiatan dapat dilakukan dengan mendengarkan musik, seperti saat sedang berkendara, membaca buku, mengumpulkan inspirasi, atau hanya sekadar memperbaiki mood untuk mulai beraktivitas.

Karena musik begitu erat dengan kehidupan sehari-hari, seperti halnya teknologi. Maka perkembangan musik tanah air juga tidak terlepas dari pengaruh era digitalisasi. Saat ini, di zaman dengan teknologi yang semakin maju, Anda diberi kemudahan untuk mengakses musik dengan begitu mudah dan cepat. Dengan smartphone yang ada, Anda dapat mengunduh dan mendengarkan musik secara bebas.

Baca juga: Tips Cerdas Menggunakan Kartu Kredit untuk Pelajar

Perkembangan industri musik dari musik analog menuju ke musik digital bergerak seiring dengan perkembangan teknologi yang ada. Musik yang dulu hanya dapat diproduksi secara manual dengan menggabungkan beberapa alat musik, seperti drum, gitar, dan keyboard saat ini dapat diciptakan dengan menggunakan software komputer. Kualitas musik juga semakin meningkat karena adanya beberapa fitur pendukung yang dapat menambah beberapa efek sehingga menciptakan musik yang layak didengar.

 Musik digital. Foto: dok.pexels

Musik digital. Foto: dok.pexels

Distribusi cara konvensional yang telah ditinggalkan

Perubahan zaman membuat cara distribusi musik secara konvensional dengan cepat berganti. Layanan digital streaming seperti Spotify, Joox, dan Deezer sudah tidak asing lagi bagi penikmat musik. Selain itu, media Youtube dan Instagram juga tidak dapat dipandang sebelah mata, keduanya memiliki peran besar untuk meningkatkan perkembangan musik tanah air.

Media Youtube sering digunakan sebagai ajang promosi dengan mendirikan channel youtube pribadi. Selain menyajikan video klip, beberapa cara promosi lain dilakukan dengan cara menampilkan perjalanan pembuatan album, atau menampilkan proses kreatif di dalamnya. Selain Youtube, instagram juga digunakan sebagai sarana pendistribusian musik tanah air. Instagram menjadi tempat berkumpulnya para penikmat musik atau penggemar untuk mengetahui jadwal manggung dan sebagainya.

Bagaimana industri musik tanah air mempertahankan eksistensinya?

Sejak pandemi mulai mewabah di tahun lalu, eksistensi musik digital semakin meningkat. Hal itu juga didukung dengan beberapa konser yang mulai diadakan secara daring. Salah satu platform penyedia layanannya adalah dengan menggunakan web bernama Loket. Beberapa kelebihan dari konser virtual adalah dapat memangkas biaya penyelenggaraan serta perizinan yang berbelit. Sehingga penyelenggaraan konser lebih efisien daripada dilakukan secara langsung.

 Tren konser virtual. Foto: dok. Google

Tren konser virtual. Foto: dok. Google

Permintaan musik daring kian meningkat dan menjadi tren di masyarakat. Web Loket juga menyediakan “Loket Live” yang memberikan kerja sama untuk manajemen tiket dengan streaming video. Berada dalam naungan  GoPlay, platform tersebut menyediakan link yang sama untuk pembelian tiket dan berlaku untuk digunakan di satu perangkat.

Jika pandemi telah berakhir, tren konser virtual akan tetap diminati. Konser daring akan mencetak ceruk baru yang lebih luas, hal itu disampaikan oleh Arlo Adimas selaku Vice Presiden Loket.com. Dengan demikian eksistensi industri musik tanah air akan tetap bertahan.

Editor: Wahyu Eko S.