Baru! Ternyata Mikroba dalam Tanah Mampu Menahan Zat Karbon Demi Mencegah Pemanasan Global

Pemanasan global, tak lepas dari banyak faktor yang mempengaruhi. Untuk itu banyak dari para ilmuwan membutuhkan banyak kalkulasi untuk memprediksi nasib Bumi di masa depan.

Baru! Ternyata Mikroba dalam Tanah Mampu Menahan Zat Karbon Demi Mencegah Pemanasan Global
Ilustrasi pemanasan Global, foto: dok. Tribun

Bitjournal.id—Bicara soal pemanasan global, tak lepas dari banyak faktor yang mempengaruhi. Untuk itu banyak dari para ilmuwan membutuhkan banyak kalkulasi untuk memprediksi nasib Bumi di masa depan.

Kalkulasi yang dimaksud adalah memperbanyak riset dari berbagai objek. Salah satunya ialah mikroba tanah yang baru-baru ini diyakini dapat menahan kadar zat karbon yang beredar. Untuk mengujinya para scientist pun melakukan beragam cara yang kemudian digabungkan dengan intelegensi komputer.

Apa yang dilakukan para ilmuwan Barat ini tak lain untuk menilai seberapa baik organisme mikroba untuk menahan zat karbon akibat aktivitas manusia. Mereka pun mengakui bahwa riset mengenai mikroba ini cukup sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Seperti yang dilansir oleh Sciencealert, fakta dari perubahan iklim yang signifikan pun mempengaruhi aktifitas mikroba dalam tanah itu sendiri. Hal itu disebabkan dari perbedaan suhu dan curah hujan yang kerap bergeser di setiap tahun.

Cara ilmuwan meneliti mikroba tanah ini memang tidak dijelaskan secara rinci. Entah itu jenis, hingga bagaimana mekanisme kerja mikroba tersebut. Namun dengan diketahui bahwa mikroba tanah mampu menahan zat karbon, setidaknya para ilmuwan dapat memprediksi dan mengatur kebijakan bagaimana mengurangi polusi karbon yang bengkak di sepanjang tahun.

“Ketika koloni mikroba di dalam tanah dalam tahap produktif, mulai dari pertambahan jumlah dan ukurannya, mereka akan membutuhkan banyak  zat karbon untuk tahap pertumbuhan mereka,” ucap ahli ekologi Xiaofeng Xu  dari San Diego State University (SDSU).

Baca juga: Berikut 3 Manfaat dari UU Data Pribadi di Tengah Isu Penjualan Data Konsumen

Menurutnya ketika para ilmuwan memanipulasi jumlah dan aktivitas mikroba dengan lingkup simulasi, bertujuan untuk melihat timbal balik antara mikroba dengan zat karbon. Hasilnya ketika variasi musim itu dihilangkan—yakni merubah dengan menghilangkan faktor lingkungan seperti iklim—Xu menemukan bahwa mikroba tersebut justru sulit untuk bernafas, alias tingkat pernapasan nampak menurun.

Untuk itu, Xu menyarankan kepada pemilik lahan pertanian untuk lebih bijak dalam mengolah tanah agar mempertahankan nilai kealamian, demi mempertahankan iklim mikroba tanah tersebut. Fakta bahwa ada banyak zat karbon di planet Bumi dan potensi untuk menyimpannya juga adalah Gift Tuhan yang harus dipertahankan.

Jika salah kelola, Xu menegaskan akan ada banyak zat karbon yang lepas. Dampaknya pun akan lebih rumit, yakni akan mempercepat suhu pemanasan global di berbagai belahan negara.