Begini! Tips Aman Agar Bebas Stres Saat Anda Tidak Bisa Beraktivitas Di Masa Covid-19

Selain kesehatan secara fisik, pandemi Covid-19 juga berpotensi menyerang kesehatan jiwa. Banyaknya informasi yang terkesan mengerikan dan bisa menjadi faktor untuk penyakit gangguan jiwa.

Begini! Tips Aman Agar Bebas Stres Saat Anda Tidak Bisa Beraktivitas Di Masa Covid-19
Ilustrasi Perempuan Kesepian, foto: Unsplash.com

Bitjournal.id--Di situasi pandemi Covid-19, banyak masyarakat mulai resah akibat diterpa informasi menganai virus terus menerus. Selain mengancam kesehatan fisik, pandemi juga membuat orang terancam kesehatan jiwa, diantaranya mengalami gangguan tidur, kecemasan, sakit kepala, dan gangguan fisik lainnya.

Untuk itu, peran media di Indonesia sebisa mungkin menyajikan informasi lebih berimbang dalam mengemas isu Covid-19. Hanya saja, beberapa media masih menampilkan sisi menyeramkan dari pandemi ini. Tercatat hingga 4 Februari 2020, penderita Covid-19 sudah menyentuh angka 1,1 juta kasus dengan angka positivity rate hingga 36,1 %. Belum lagi dengan kabar kerabat ataupun keluarga yang meninggal akibat Covid-19.

Ruang lingkup stres saat pandemi Covid-19

Menurut Moh. Muslim dalam jurnalnya yang berjudul “Manajemen Stres Pada Masa Pandemi”, menjelaskan ada tiga ruang lingkup stres yang dapat mengganggu kesehatan jiwa saat pandemi Covid-19.

Pertama, adalah stres akademik. Masalah yang biasa ditemui adalah tuntutan-tuntutan yang didapatkan dari pelajar dengan keterbatasan akses seperti belajar secara daring.

Kedua, adalah stres kerja. Dalam situasi pandemi ini membuat angka pengangguran semakin tinggi ditambah dengan nasib pekerja yang belum pasti kapan pandemi berakhir.

Ketiga, adalah stres keluarga. Dalam kasus ini bisa diambil contoh seorang ibu yang akhirnya menambah pekerjaan rumahnya, karena seluruh anggota keluarga selalu berada di rumah, ditambah dengan tanggung jawab membimbing anak yang belajar secara daring.

Cara menjaga kesehatan jiwa saat pandemi

Muslim menjelaskan ada tiga cara secara umum untuk mengatur stres dalam menjaga kesehatan jiwa. Langkah

Pertama adalah mengenali penyebab stres. Di sini, penyebab stres terbagi menjadi dua, yakni faktor internal dan eksternal. Faktor internal penyebab stres dapat muncul dari dalam individu masing-masing. Faktor timbul dari faktor fisik seseorang, maupun dari sugesti. Sugesti dapat dicontohkan seperti motivasi yang berlawanan hingga menyebabkan penghindaran.

Faktor eksternal dapat muncul dari luar diri individu. Beberapa faktor eksternal dapat dicontohkan seperti tuntutan dari pekerjaan. 

Lalu, langkah yang kedua adalah mengendalikan stres. Individu yang dapat mengendalikan stres tidak hanya dapat menimbulkan stres negatif, melainkan juga stres positif. Ini dikarenaka stres dapat diartikan dari berbagai sudut pandang dan menghasilkan bentuk stres bermacam-macam.

Langkah yang terakhir adalah mengatasi stres itu sendiri. Karena dapat memengaruhi kondisi seseorang baik secara mental, maupun fisik, maka dari itu sangat penting untuk kita paham cara mengatasi stres dengan benar.

Di sisi lain menurut Palang Merah Indonesia dalam bukunya yang berjudul “Panduan Manajemen Stres”, ada 5 cara untui manajemen stres, yakni:

  1. Mengenali diri sendiri guna mengatahui kekuatan, dan kekurangan yang dapat diantisipasi untuk meringankan stres
  2. Peduli dengan diri sendiri untuk memahami dan mengerti kebutuhan masing-masing untuk mengatur stres
  3. Perhatikan keseimbangan. Dalam langkah ini individu harus menyeimbangi aspek-aspek, seperti aspek mental emosional, intelektual, fisik, spiritual, dan rekreasional
  4. Bersikap proaktif dalam menjaga kelima aspek tersebut
  5. melakukan langkah-langkah sebelumnya secara sinergi dan berurutan dengan kesadaran penuh

 Editor: Wahyu Eko S.