​Inspirasi Hijrah dari Bank Ribawi

​Inspirasi Hijrah dari Bank Ribawi

​Inspirasi Hijrah dari Bank Ribawi

“Buku ini bisa mengantarkan Anda ke jenjang karier yang lebih tinggi di bank ribawi, karena karier tertinggi seorang muslim di bank ribawi adalah resign.”
 
Wow! Pertama kali baca buku ini, dibuka dengan kutipan di atas yang bikin saya penasaran untuk melanjutkan membaca halaman demi halaman. Bagaimana kisah pejuang hijrah yang memutuskan resign saat kariernya di bank konvensional melejit? Apa yang melandasi mereka untuk memutuskan resign dari pekerjaan yang sangat menjanjikan?
 
Dua puluh tiga kisah yang penuh makna tertuang dari dua puluh tiga penulis dengan pengalaman masing-masing di bidang kerja mereka. Hingga momentum yang membuat mereka memutuskan untuk resign dari pekerjaan di bank ribawi.
 
Satu hal yang menjadi kesamaan antara dua puluh tiga kisah dalam buku ini adalah kesadaran seorang muslim terhadap keburukan riba. Pengalaman dengan gaji tinggi dari bank ribawi, nggak menjadikan hidup mereka mulus tanpa masalah. Cobaan demi cobaan yang membuat uang terus mengalir keluar hingga menciptakan pengeluaran-pengeluaran baru di setiap harinya menjadi titik kesadaran mereka.
 
Pastinya, proses yang dialami dua puluh tiga penulis dalam buku ini juga tidak mudah ketika memutuskan resign. Penolakan-penolakan dari keluarga terdekat tidak bisa dihindarkan. Godaan dari kantor untuk promosi ke posisi yang lebih tinggi pun berdatangan. Ditambah lagi bisikan setan tentang ketakutan akan jatuh pada kemiskinan terus menggentayangi.
 
Akan tetapi, bukan hijrah namanya kalo nggak bisa menghalau cobaan dan melewati ujian demi ujian untuk melihat kesungguhan. Dua puluh tiga penulis dalam buku ini membuktikan keteguhan hati mereka. Hingga pada akhirnya, mereka memutuskan resign dari pekerjaan di bank ribawi.
 
Lalu, setelah mereka resign, apakah hidupnya menjadi tidak berarti? Oh, no! Dua puluh tiga penulis dalam buku ini meyakinkan hidup mereka baik-baik saja. Allah yang mengatur rezeki manusia, Allah yang mencukupkan mereka. Iya, pendapatan memang berkurang. Iya, pamor di masyarakat semakin menurun. Iya, kehidupan bergengsi semakin menjauh, bahkan menghilang. Kini hidup menjadi lebih sederhana.
 
Dari dua puluh tiga kisah di buku ini, satu hal yang penulis dapatkan setelah memutuskan resign adalah ketenangan. Salah satu yang tidak bisa didapatkan dengan banyaknya uang dari proses tidak halal. Karena, ketenangan berasal dari hati.
 
Buku ini penting dan perlu dibaca untuk teman-teman yang masih ada keraguan dalam berhijrah. Pengalaman nyata dua puluh tiga penulis di buku ini bisa menjadi inspirasi, pelajaran, dan penguatan dalam niat untuk berhijrah menjauhi riba. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.
 
Judul: Bismillah Aku Resign! Kumpulan Kisah Hijrahnya Pegawai Bank
Penulis: @abinyaiman, dkk
Penerbit: Bitread publishing
Cetakan: Cetakan I, 2019
Tebal: 232 halaman
ISBN: 978-623-224-182-4