Jenis-jenis Printer dan Tips Merawatnya agar Tahan Lama

Printer merupakan mesin cetak yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan penggunaan rutin dan perawatan yang benar, maka printer dapat bertahan lebih lama.

Jenis-jenis Printer dan Tips Merawatnya agar Tahan Lama
Printer, foto: dok. freepik

Bitjournal.id—Buku berjudul “Menjadi Dokter Spesialis Komputer”, Lim Yusmaysi mendefinisikan printer sebagai perangkat keras hardware yang dihubungkan ke komputer dan berfungsi untuk menghasilkan data dalam bentuk cetakan. Baik berupa gambar ataupun tulisan, dari komputer ke kertas atau media lainnya.

Printer memiliki berbagai macam jenis. Masing-masing jenis printer memiliki fungsi yang berbeda. Jika menilik Jurnal Manajemen dan Teknik Informatika (Jumantaka) STIK DCI menyebutkan bahwa berdasarkan metode pencetakannya, printer dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

Printer Dot Matrix

Dot Matrix Printer, foto: dok. Wikipedia

Jenis printer ini menggunakan metode cetak menggunakan pita dengan sistem ketukan. Cetakan yang dihasilkan printer sebenarnya Dot Matrix kurang halus dan bagus. Hal ini dikarenakan cetakannya berupa titik-titik yang saling terhubung antar satu dengan yang lainnya.

Kecepatan kinerja printer jenis ini diukur berdasarkan jumlah karakter yang bisa dicetak per detik dengan satuan cps (character per second). Rata-rata kecepatan cetaknya sekitar 500 cps. Printer jenis ini hanya dapat menghasilkan warna tunggal sesuai dengan warna pita yang dipasangkan.

Printer Ink Jet

Ink Jet Printer, foto: dok. freepik

Printer ini pertama kali dikembangkan pada tahun 1950 dan mulai dapat memproduksi citra dari komputer pada tahun 1970. Berbagai brand printer ternama yang menguasai jenis printer ini di antara ada Epson, Hewlett-Packard, dan Canon.

Printer Ink Jet adalah printer yang memberikan cetakan dengan cara menyemprotkan titik-titik tinta bermuatan listrik melalui lubang pipa yang sangat kecil ke kertas cetak. Saat ini, resolusi hasil cetak printer Ink Jet dapat mencapai 5760x1440 dpi. Nama lain yang sering digunakan untuk menyebut printer jenis ini adalah Bubble Jet atau Desk Jet.

Penempatan dan pengisian tinta printer jenis ini dapat dimodifikasi dengan sistem infus. Caranya dengan menambahkan tabung tinta khusus di bagian luar printer. Kemudian tabung tersebut dihubungkan dengan selang kecil yang selanjutnya disambungkan ke printer.

Printer Laser Jet

Laser Jet Printer, foto: dok. freepik

Merupakan printer dengan kualitas cetak paling baik dibandingkan dengan 2 jenis printer sebelumnya. Printer Laser Jet menggunakan inframerah dalam sistem percetakannya. Di dalam alat cetaknya sudah tidak lagi menggunakan tinta, melainkan dengan serbuk toner. Karena sistem cetak printer ini mirip dengan mesin foto copy, sehingga kecepatan cetak yang dimiliki cukup tinggi. Kecepatan tersebut minimal dua kali lebih cepat jika dibandingkan dengan printer Ink Jet.

Ada kalanya printer yang kita miliki tidak digunakan karena sedang waktu libur atau sedang tidak ada tugas. Namun ternyata, printer yang tidak digunakan dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan berbagai masalah pada alat pencetaknya.

Masalah tersebut di antaranya yaitu hasil cetak yang berbentuk seperti garis putus-putus, warna tinta yang kurang jelas atau bahkan tidak keluar. Hal ini dikarenakan terjadi pembekuan tinta pada catridge dan selang yang tersumbat tinta kering tersebut. Akibatnya, printer tidak dapat mencetak sesuai warna yang dibutuhkan.

Namun jangan khawatir merawat printer sebenarnya tidaklah sulit, dan jika perawatannya dilakukan dengan benar maka printer dapat bertahan lama. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat printer yaitu:

  1. Mengecek nozzle pattern untuk memastikan hasil cetak tidak kabur atau putus-putus
  2. Membersihkan roda pengumpan kertas (paper feed roller) agar tidak ada serbuk kertas yang melekat. Dengan begitu printer tidak mengalami hambatan saat mengeluarkan kertas dan bunyi printer tidak bising.
  3. Membersihkan bagian luar dan dalam printer agar tidak ada debu dan tinta yang bercecer

Editor: Wahyu Eko S.