Lebih Suka Buku Cetak atau Buku Digital?

Lebih Suka Buku Cetak atau Buku Digital?
Sumber: Ebookfriendly. ebookfriendly.com

Bitjournal.id—Buku cetak atau buku digital? Sama halnya dengan tim bubur diaduk dan tim bubur tidak diaduk, pecinta buku juga dibagi menjadi tim yang lebih suka buku cetak dan tim yang lebih suka buku digital. Baik buku cetak maupun buku digital tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pecinta buku cetak biasanya menyukai bau yang menyeruak dari kertas buku, atau terkadang mereka suka memberi tanda pada kutipan tertentu di buku yang mereka baca dengan berbagai macam warna highlighter. Sedangkan pencinta buku digital cenderung merupakan orang-orang yang praktis karena buku digital tentunya mudah dibaca di mana saja dan kapan saja.

Anda dapat membeli buku cetak di berbagai macam toko buku yang menjual buku-buku legal atau orisinil. Dewasa ini, buku cetak juga dijual di Website atau toko online. Akan tetapi, Anda harus berhati-hati karena marak penjualan buku bajakan di toko online. Sedangkan buku digital dapat Anda beli di aplikasi seperti Play Books dan Gramedia Digital.

Di Bitread Digital Publishing sendiri, buku diterbitkan dalam dua versi, yaitu buku dalam bentuk cetak dan digital. Keduanya bisa Anda dapatkan secara legal baik di toko buku konvensional, toko buku online, maupun aplikasi buku digital. Jadi, Anda tetap bisa menikmati buku favorit Anda dengan cara yang Anda sukai.

Buku Cetak

Buku pertama kali ditemukan oleh Tsai Lun di Tiongkok pada tahun 200-an SM. Awalnya ia berhasil meciptakan kertas dari bahan dasar bambu. Kemudian kertas-kertas dari Tiongkok itu disebarkan ke daratan Eropa oleh para pedagang Arab. Sejak saat itu, orang-orang menulis di atas kertas dan menjadikannya sebuah buku untuk dibaca oleh semua orang.

Seiring berkembangnya zaman, dengan teknologi yang semakin canggih, kini untuk mencetak buku tidak lagi sulit. Para penulis tinggal menyusun tulisannya menggunakan komputer atau laptop. Kemudian, ia bisa langsung menyalurkan karyanya ke penerbitan untuk diterbitkan menjadi sebuah buku yang utuh.

Buku cetak tentunya memiliki banyak kelebihan. Kelebihan yang utama yaitu tidak membuat mata lelah. Buku digital yang dibaca melalui gawai tentunya membuat daya kerja mata lebih besar karena harus terus-menerus menerima sinar yang dipancarkan. Berbeda dengan buku cetak yang membuat sebagian besar orang lebih nyaman saat membacanya. Aroma khas yang menyeruak dari buku juga menjadi nilai tambah bagi para pecinta buku cetak.

Selain itu, pecinta buku cetak gemar menandai bukunya dengan highlighter atau kertas note yang ditempel dibagian-bagian tertentu. Biasanya pada adegan atau kutipan dialog yang berkesan. Mengoleksi dan menyusun buku-buku di rak buku juga menjadi sesuatu yang menarik bagi para pecinta buku cetak.

Buku Digital

Di era serba digital ini, buku digital menjadi pilihan bagi orang-orang yang cenderung praktis. Biasanya para pecinta buku digital ini merupakan orang yang gemar membaca buku, tetapi memiliki kesibukan lain sehingga waktu untuk membaca buku cukup minim. Cara membaca buku digital sangatlah mudah. Anda hanya memerlukan sebuah gawai yang mendukung, seperti ponsel pintar, tablet, laptop, dan sejenisnya. Buku digital bisa Anda dapatkan secara legal dengan membelinya di berbagai aplikasi buku digital seperti Play Books, Gramedia Digital, Kindle dan sebagainya.

Wujudnya yang menyatu dengan gawai Anda membuat buku digital mudah dibawa ke mana saja dan kapan saja. Anda bisa membacanya di kendaraan umum saat dalam perjalanan menuju kantor, ataupun saat Anda sedang bersantai di rumah. Selain itu, buku digital cenderung ramah lingkungan karena tidak memerlukan kertas.

Meski demikian, Anda tetap harus berhati-hati. Pembajakan buku digital lebih sering ditemui dibanding buku cetak. Pasalnya, buku digital bajakan sering dibagikan di berbagai media internet secara gratis. Oleh karena itu, pastikan Anda telah membeli buku digital legal di platform buku digital yang legal pula.