Ngulandara, Kumpulan Kisah Petualangan Menarik dalam Ruang, Waktu, dan Asa

Manusia tak akan berhenti berusaha mengenal dirinya dan tetap berjuang menjalani kehidupan layaknya sebuah petualangan.

Ngulandara, Kumpulan Kisah Petualangan Menarik dalam Ruang, Waktu, dan Asa
Cover depan buku Ngulandara, foto: dok. Bitread

Bitjournal.id--Buku Ngulandara ini dibangun oleh penulis yang berbeda di setiap ceritanya. Seperti judulnya ngulandara dari bahasa Jawa yang berarti petualangan, buku ini menceritakan tentang petualangan, perjalanan yang menyenangkan dalam ruang, waktu, asa, dan rasa yang melingkupi dunia. Fantasi dan fiksi yang sering bergandengan pun menjadi bagian dalam buku ini.

Masing-masing penulis menampilkan karakter yang berbeda dan terpadu. ALUMNI NB22 ini merupakan 16 penulis lulusan kelas menulis online @nulisyuk angkatan ke-22, garapan @jeeluvina. Terdiri dari: Bashiroh Al-Abadiyah, July, Stella Auberta, Ami, Dena Yuliettha, Sarah Lubis, Leviyana Ermiyanti, Endah Fathonah, Andien, Qyshav, Fina Hasyim, Elisabeth Dwi Ernawati, alyaquo, Indira Isvandiary, aYurika, dan Erika Yuriana. Para penulis ini lahir dari berbagai tempat yang beragam di Indonesia.

Setiap penulis memiliki ide tema yang beragam, seperti pencarian jati diri, permainan hidup, dan berbagai konflik mengenal diri sendiri. Dari ke-16 cerita ini, kesan petualangan yang disajikan dapat dirasakan melalui alur yang dirangkai dengan teka-teki kehidupan. Kisah-kisah sederhana ini pun dikemas dengan epik dan menarik. Salah satunya, “Another Story of Timun Mas” karya Hoshita N. menceitakan kisah yang lebih modern daripada legenda Timun Mas, meskipun memiliki motif cerita yang sama.

Para tokoh dalam setiap cerita mempunyai karakteristik tersendiri dengan pemaparan dan sudut pandang yang jelas, tidak membingungkan. Peran dan tujuan keberadaan tokoh pun memegang fungsi yang pakem dalam mengangkat alur cerita.

Bahasa yang digunakan pun sederhana, pemilihan diksi yang umum sehingga dapat menjadi bacaan ringan yang akan dipahami berbagai kalangan pembaca. Gaya bahasa yang eksplisit dan lugas ini memudahkan proses pemaknaan yang disampaikan dalam cerita.

Buku ini membawa kita pada sebuah petualangan mencari jati diri yang bervariasi sebagai renungan untuk tetap sadar dan mencintai diri sendiri, menemukan hal-hal berharga dan penting dalam hidup. Makna dan pesan yang dihadirkan dalam cerita pun tidak luput dapat tersampaikan kepada pembaca.

Jadi, teringat pesan seorang penulis tentang petualangan, “Hal yang paling menyebalkan dari petualangan adalah: sekali kau terkena racunnya, kau akan kecanduan”—Fiersa Besari.

Editor: Wahyu Eko S.

Judul Buku: Ngulandara

Pengarang: Alumni NB22

Penerbit: Bitread Publishing

Tahun Terbit: 2020