Rintik Sedu Ialah Nama Pena untuk Penulis Nadhifa Allya Tsana atas Karya-karyanya yang Beken

Rintik Sedu merupakan nama samaran yang digunakan penulis bernama lahir Nadhifa Allya Tsana. Ia juga merecanakan akan merilis buku ke-8 yang ia tulis dengan judul “Buku Minta Disayang”. Buku tersebut merupakan proyek tengil edisi kedua di mana pada edisi pertama ia berhasil menerbitkan buku dengan judul “Buku Minta Dibanting”.

Rintik Sedu Ialah Nama Pena untuk Penulis Nadhifa Allya Tsana atas Karya-karyanya yang Beken
Nadhifa Allya Tsana, foto: dok. IG @ntsana

Bitjournal.id--Rintik Sedu merupakan nama samaran yang digunakan oleh penulis Nadhifa Allya Tsana. Sejak tahun 2017 hingga saat ini, Rintik Sedu telah menulis 7 buku yang berjudul “Geez & Ann #1”, “Geez & Ann #2”, “Geez & Ann#3”, “Buku Rahasia Geez”, “Kata”, “Buku Minta Dibanting”, dan “Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang”.

Dalam buku berjudul “Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang”, ia berkolaborasi dengan Sapardi Djoko Damono seorang pujangga terkemuka di Indonesia. Bertepatan dengan hari Valentine yaitu tanggal 14 Februari 2021, Rintik Sedu akan merilis buku ke-8 yang ia tulis dengan judul “Buku Minta Disayang”. Buku tersebut merupakan proyek tengil edisi kedua, di mana pada edisi pertama ia berhasil menerbitkan buku dengan judul “Buku Minta Dibanting”.

Selain menulis buku, Rintik Sedu juga berkarya melalui website, podcast dan video Youtube. Ia pun memiliki jadwal padat untuk bertemu dengan penggemarnya di podcast, yaitu setiap hari Senin dan Jumat. Untuk saat ini, podcast edisi hari Senin berjudul “Dari Sana”.

Podcast tersebut mengenai kisah cerita penggemarnya yang sebelumnya telah dikirim via email. Dalam Spotify Wrapped 2020, podcast Rintik Sedu menempati urutan pertama sebagai podcast paling popular di Indonesia sepanjang tahun.

Sampai saat ini, akun podcast Rintik Sedu sudah memiliki 2,2 juta pendengar dengan 100 judul episode. Selain itu, Rintik Sedu juga aktif di platform Instagram. Ia memiliki nama panggilan kesayangan untuk para penggemarnya, yaitu “Teri”. Sedangkan untuk dirinya sendiri, ia akrab dipanggil “Paus”.

Ilustrasi akun podcast Rintik Sendu, foto: dok. Spotify

Menempatkan diri bukan sebagai idola, Rintik Sedu hadir sebagai seorang teman. Karena cukup banyak remaja yang merasa bingung untuk bercerita kepada siapa, merasa sendiri dan tidak memiliki teman. Mereka hanya butuh didengarkan dan diberi tempat untuk bercerita.

Mengambil berperan sebagai teman, tidak serta merta membuat Rintik Sedu membenarkan setiap cerita yang masuk. Karena memang benar adanya apabila kehidupan tidaklah seindah kisah di cerita dongeng yang selalu berakhir bahagia. Akan ada masanya kesedihan dan kebahagiaan itu datang silih berganti.

Pada tanggal 25 Februari 2021, karya terbaru dari Rintik Sedu yaitu sebuah film yang diadopsi dari buku tulisannya yang berjudul “Geez & Ann” akan tayang di Netflix. Film ini adalah film pertama Rintik Sedu yang mana diperankan oleh Hanggini Purinda sebagai tokoh Ann dan Junior Roberts sebagai tokoh Geez.

Pada saat pertama diumumkan, film yang disutradarai oleh Rizki Balki dan diproduksi oleh MVP Pictures direncanakan tayang pada Juni 2020. Namun melihat kondisi pandemi yang belum membaik, maka hal tersebut diurungkan. Meskipun demikian, hal ini tidak menyurutkan semangat 2 juta pengikutnya di Instagram. Terbukti dalam 5 hari rilis trailer film Geez & Ann mendapatkan viewr sebanyak 968.000.